Panduanku Sehat

seputar dunia kesehatan,tips dan trik tentang kesehatan,informasi dunia kesehatan,dll.

Loading...

Obat Penyakit Liver Herbal Alami yang Berkhasiat

 

Obat Penyakit Liver Herbal Alami yang Berkhasiat


Obat penyakit liver bisa didapat dalam bentuk perawatan medis dan secara alami. Khusus untuk pengobatan secara alami, biasanya dilakukan sebagai booster dari perawatan medis yang dilakukan oleh penderita. Seperti diketahui, saat seorang menderita penyakit ini, usaha demi usaha yang akan meningkatkan peluang untuk sembuh pasti akan dilakukan oleh penderita. Oleh karena itu, untuk membantu Anda dalam menemukan herbal yang secara studi sudah terbukti baik untuk mengatasi penyakit liver, akan kami sajikan ulasan lengkapnya dalam bentuk rangkuman di artikel ini. Anda mungkin akan menemukan bahan alami berikut ini dipakai sebagai bahan dasar dalam beberapa obat herbal yang beredar di pasaran. Simak.


Obat penyakit liver herbal alami yang berkhasiat

  • Teh hijau

Obat alami pertama yang baik untuk masalah hati adalah teh hijau. Kandungan katekin di dalamnya yang sangat tinggi sangat baik dalam mendukung fungsi hati manusia.


  • Olahraga yang teratur

Penderita liver akan selalu disarankan untuk melakukan olahraga yang teratur. Ini merupakan salah satu obat alami yang murah tetapi jarang dilakukan.


  • Sayuran berdaun

Khusus untuk penyakit hati, Anda bisa mengonsumsi sayuran yang berdaun. Selain sayuran ini, Anda juga bisa mengonsumsi buah apel. Sayuran berdaun akan merangsang aliran empedu sedangkan apel dapat mengeluarkan racun dari saluran pencernaan dengan kandungan pektin di dalamnya. Tentu saja, kedua manfaat ini akan sangat baik untuk hati.


  • Bayam dan jus wortel

Anda bisa membuat jus bayam dan wortel campur untuk mengurangi gejala sirosis hati. Anda bisa mengonsumsi jus ini setiap hari tanpa gula. Minum saat masih segar.


  • Buah pepaya

Inilah obat penyakit liver yang paling efektif. Ya, pepaya memang sangat efektif untuk kesehatan liver, khususnya untuk mengatasi sirosis hati. Anda cukup mencampurkan perasan lemon sebanyak setengah sendok teh dengan dua sendok teh jus pepaya. Konsumsi setiap hari dan rasakan tubuh Anda selama tiga hingga empat minggu.


  • Kunyit

Antiseptik dan zat antioksidan yang terkandung dalam kunyit dapat Anda manfaatkan untuk kesehatan hati. Selain 2 kandungan itu, antivirus dalam kunyit juga bisa menghambat perkembangan virus penyebab hepatitis B dan C. Oleh karena itu, seratkan kunyit dalam bahan masakan Anda. Hal ini sering dilakukan oleh masyarakat India.


  • Licorice

Obat ini banyak digunakan untuk mengobati penyakit hati. Bahkan dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa licorice ini mampu menekan penyakit liver fatty non alkohol.


  • Amla atau gooseberry India

Bahan alami yang satu ini merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Kandungannya ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan fungsi hati.


  • Cuka sari apel

Fungsi yang bisa didapatkan dari cuka sari apel adalah detoksifikasi hati. Jika cuka sari apel diminum sebelum makan, maka akan membantu proses metabolisme tubuh.


Itulah beberapa obat penyakit liver herbal yang bisa Anda coba sebagai booster pengobatan Anda secara medis. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Penyakit Asam Lambung, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

 

Penyakit Asam Lambung, Penyebab, Gejala dan Pengobatan


Penyakit asam lambung ini diderita oleh hampir sebagian besar penduduk Indonesia, baik lelaki maupun perempuan. Penyakit ini lebih dikenal dengan sebutan sakit maag atau sakit lambung. Penyakit ini berhubungan erat dengan GERD atau Gastroesophageal reflux disease. Di mana GERD merupakan penyakit kronis yang menyerang saluran pencernaan. Kondisi ini terjadi ketika asam lambung atau isi lambung naik ke atas atau di daerah esofagus. Dalam kondisi ini, penderita akan mengalami mual dan muntah. Naiknya asam lambung ini akan menyebabkan iritasi pada daerah esofagus sekaligus membakar kerongkongan (esofagus) tersebut. Rasa terbakar ini kemudian akan menimbulkan rasa yang panas di daerah dada hingga leher bahkan tenggorokan penderita.


Tentang Penyakit asam lambung, penyebab, gejala dan pengobatan

Penyebab

Terdapat perbatasan antara kerongkongan dengan lambung yang disebut sphincter. Sphincter ini berbentuk seperti otot yang melingkar dan bisa terbuka dan tertutup atau mengendur dan mengencang. Pada saat seorang menelan makanan, otot tersebut akan terbuka dan secara otomatis tertutup kembali. Namun ketika ada kondisi abnormal yang menyebabkan sphincter terbuka, maka asam lambung bahkan isi lambung akan naik ke atas dan timbullah mual dan muntah. Jika hal ini dibiarkan, maka kerongkongan bisa mengalami peradangan. Dan jika terus dibiarkan maka bisa penderita bisa muntah darah dan mengalami penyempitan esofagus. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui faktor risiko dari GERD, berikut ulasannya;


  • Kegemukan atau obesitas
  • Kehamilan
  • Asma
  • Mulut kering
  • Diabetes melitus
  • Merokok
  • Gangguan jaringan ikat
  • Pengosongan lambung atau telat makan atau makan tertunda
  • Hernia hiatus

Setelah mengetahui proses dan penyebab dari penyakit asam lambung. Kini saatnya Anda mengenali penyakit ini dari gejala yang ditimbulkan.


Gejala

Berikut adalah beberapa gejala umum yang ditunjukkan oleh penderita penyakit ini;


  • Rasa terbakar di sekitar dada atau disebut heartbun.
  • Rasa terbakar di sekitar tenggorokan, sebagai perluasan dari heartbun.
  • Rasa asam di mulut.
  • Nyeri dada.
  • Sulit dalam menelan atau kondisi disfagia.
  • Batuk kering.
  • Suara serak dan atau menderita sakit pada tenggorokan.
  • Rasa tak nyaman pada daerah tenggorokan.
  • Mual dan muntah makanan.
  • Mual dan muntah cairan asam lambung

Gejala yang ditunjukkan oleh GERD di atas biasanya tidak selalu ditunjukkan semua. Munculnya gejala dipengaruhi oleh parah dan tidaknya asam lambung seseorang.



Pengobatan

Pengobatan penyakit asam lambung dapat ditempuh dengan 2 cara, yakni dengan obat-obatan dan dengan perubahan pola hidup atau diet sehat. Obat-obatan medis di sini termasuk antasida yang obat lainnya yang berfungsi untuk menetralisir asam lambung. Sedangkan diet sehat yang dimaksud di sini adalah menghindari konsumsi makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung. Usaha yang bisa dilakukan di antaranya; menjaga berat badan ideal, makan dalam porsi kecil, tidak merokok, tidak memakai pakaian ketat, tidak berbaring setelah makan, dan lain sebagainya.

Tangani Ambeien Anda Secara Alami

 

Tangani Ambeien Anda Secara Alami


panduankusehat.com - Tangani Ambeien Anda Secara Alami. Penyakit ambeien sebenarnya dapat dicegah atau diminimalisir. Jika sudah terlanjut membengkak, biasanya akan semakin sakit.


Obat ambeien alami adalah berikut ini :


Sebagai langkah awal, bisa menggunakan obat anti-inflamasi dan penghilang rasa sakit sebagai pengurang rasa sakit dan juga peradangan. Selain itu, bisa juga mengambil krim oles dan juga obat tablet oral. Atau juga mengolesi gel lidah buaya di area dubur, sebenarnya bisa membantu untuk mengurangi peradangan.

Bersihkan sekitar dubur tiap usai BAB. Hindari menggunakan sabun, sebab bisa meningkatkan iritasi. Bisa juga mengusapkan tisu lembut untuk bayi sebagai upaya mengeringkan area sekitar ambeien.

Untuk mengurangi rasa nyeri, bisa mencoba duduk di dalam air hangat sebanyak 3 atau 4 kali sehari dalam durasi 10-15 menit. Untuk mengurangi adanya pembengkakan di pembuluh darah, anda bisa mengompres dingin area dubur selama 10 menit, tiap 3 atau kali sehari.

Yang terakhir, Kurangi BAB dalam kondisi sembelit. Antisipasi hal ini dengan memilih makanan yang tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih. Sebisa mungkin hindari minum teh dan juga kopi sementara waktu.

Penyakit ambeien/ wasir ini adalah salah satu penyakit yang begitu menyakitkan. Apalagi rasa sakit ketika buang air besar. Alangkah baiknya jika penanganannya sedari dini agar tak begitu menderita.


Pun, pada penyakit ini adalah jenis penyakit yang kambuhan. Rentan kambuh lagi setiap saat jika saja penyebabnya tak dihindari dan lali dalam menerapkan gaya hidup sehat.

Cara Sederhana untuk Mengantisipasi Osteoporosis

 

Cara Sederhana untuk Mengantisipasi Osteoporosis

panduankusehat.com - Cara Sederhana untuk Mengantisipasi Osteoporosis. Menjelang masa pensiun, banyak orang yang mengkhawatirkan serangan osteoporosis datang lebih cepat lantaran salah gaya hidup ketika muda. Apalagi mereka yang jarang olahraga dan sehari-hari berada di kantor, gangguan pada pinggul dan sendi-sendi kaki tak bisa terhindarkan jika usia sudah menginjak 50 lebih. Hal ini umum disebut dengan sebutan Arthritis.


Menurut sebuah penelitian terbaru, ada sekitar 2/3 dari penderita Arthritis Amerika Serikat sana hanya menghabiskan waktu yang kurang 90 menit untuk sekedar berjalan kaki. Perilaku yang telat sadar inilah, yang menyebabkan angka penyakit tersebut makin ke sini makin banyak saja penderitanya.


Fakta, aktivitas berjalan 6.000 langkah pada satu hari, dapat menjadi senjata yang ampuh dan sudah terbukti mampu memperkecil risiko serangan osteoporosis bagi anda yang sudah “berumur”. Temuan ini disampaikan secara langsung oleh Daniel White, PT, ScD, yang merupakan pimpinan peneliti pada Boston University.


Menurutnya, intensitas aktivitas berjalan yang bisa dikategorikan sering akan membuat kaki si empunya lebih sehat dan juga dapat mencegah pengikisan tulang atau yang biasa disebut dengan osteoporosis.


Pada penelitian yang dilakukannya, Daniel bersama dengan rekan-rekannya mengamati kegiatan berjalan kaki sejumlah 1.788 orang yang memang memiliki risiko bisa terkena osteoporosis. Pada penelitian titu, hasilnya diketahui bahwa pada mereka yang berjalan kaki minimalnya 1.000 langkah setiap hari maka risiko terkena osteoporosis berkurang sebanyak 16 hingga 18 persen.Untuk hasil yang lebih baik, tentu musti diperbanyak intensitas berjalannya.


Jika menginginkan hasil yang tentu lebih optimal, Daniel menyarankan agar setiap orang paling tidak perlu untuk berjalan kaki 3.000 langkah. Bahkan, menurutnya, jumlah terbaiknya adalah mencapai hingga 6.000 langkah. Pada jumlah tersebut akan semakin memperbaiki kualitas kerja pada tulang kaki. Dampaknya adalah serangan osteoporosis dapat dicegah sedari sekarang.

Soal Penanganan yang Tepat Sakit Pinggang

 

Soal Penanganan yang Tepat Sakit Pinggang

panduankusehat.com – Soal Penanganan yang Tepat Sakit Pinggang. Data yang dilansir dari National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases menyebutkan bahwa di dunia ini sebanyak 8 dari 10 orang pernah mengalami apa itu sakit pinggang di sepanjang waktu hidupnya. Ini artinya, sakit pinggang adalah penyakit yang umum terjadi setelah sakit kepala.


Sakit pinggang pada umumnya diderita mereka yang berusia 40 – 80 tahun karena penuaan pada sendi atau beberapa gangguan di area tulang belakang. Tetapi saat ini, sakit pinggang banyak juga yang menyerang anak muda. Penyebabnya juga umum, yakni gaya hidup yang sedentary atau jarang beraktivitas fisik (atau olahraga).


Penyebab lainnya adalah soal postur tubuh yang tidak imbang, adanya posisi duduk yang tidak tepat alias salah, tak berhati-hati ketika mendorong, menarik atau mengangkat barang, sehingga pada otot mengalami kaku. Encok dan terkilir juga bisa menyebabkan adanya sakit pinggang.


Pada sakit pinggang yang ringan, bisa langsung diobati bahkan sembuh 6 minggu setelahnya tanpa perlu menjalani operasi. Nah, ini adalah beberapa tips mengobati sakit pinggang secara alami :

  • Stop aktivitas berat dalam beberapa hari agar jaringan otot dan organ akar-akar saraf dapat kembali pulih.
  • Dalam beristirahat, secukupnya saja. Karena, jika terlalu lama beristirahat bisa menyebabkan otot-otot akan melemah hingga tak lagi mampu menopang tulang belakang.
  • Rutin berolahraga, walaupun itu yang berintensitas rendah.
  • Jika terasa sakit, bisa mengompres area pinggang baik itu dingin maupun panas.
  • Bisa juga menggunakan obat sakit pinggang yang berguna untuk meredakan rasa sakit agar tak terlalu mengganggu aktivitas keseharian anda.

Hati-hati dengan Obesitas

Hati-hati dengan Obesitas


Entah sadar atau tidak, jika kita berjalan-jalan maka akan semakin sering kita temukan orang dengan berat badan yang berlebih atau lazim disebut dengan obesitas.


Tetap Perlu Hati-hati dengan Obesitas


Menurut data yang dirilis oleh British Population Survey (BPS) pada tahun 2014 ini, bahwa jumlah pria gemuk saat ini berjumlah enam kali lebih banyak daripada 10 tahun yang lalu. Sementara untuk wanita, 3,5 kali lebih banyak dibandingkan pada tahun 2004.


Jika kita menilik negeri kita, Indonesia, maka hasil survei tadi juga relevan menggambarkan kondisi saat ini.  Dimana angka obesitas juga relatif meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Angka obesitas pria Indonesia pada 2010 adalah sekitar 15 persen. Hari ini menjadi 20 persen. Pada wanita, persentasenya dari 26 persen kini menjadi 35 persen.


Zaenal Abidin yang merupakan Ketua Ikatan Dokter Indonesia memiliki penilaian bahwa meningkatnya obesitas dikarenakan perubahan gaya hidup pada orang-orang masa kini. Seperti misalnya pola makan yang cenderung tinggi kandungan karbohidrat dan lemak. Ini ditambah dengan menurunnya laju aktivitas fisik.


Padahal obesitas, lanjutnya, adalah pintu masuk dari banyak penyakit yang degeneratif.  Seperti misalnya diabetes, penyakit jantung, kanker, atau stroke yang meningkatkan risiko pada kematian.


Grace Judio-Kahl, dokter pakar fisiologi dan pemerhati gaya hidup menjelaskan bahwa pemahaman tentang obesitas secara komprehensif perlu dilakukan. Ini penting untuk mengurangi laju penderita obesitas. Pasalnya, banyak faktor yang mempengaruhi seseorang hingga menjadi obesitas. Gaya hidup sehat adalah satu yang wajib menjadi perhatian bersama.


Menyasar Semua Kalangan


Ada anggapan jika obesitas menyerang hanya pada orang tingkat ekonomi menengah ke atas. Hal ini karena obesitas seringkali dikaitkan dengan kelebihan gizi. Padahal, jika mau tahu, obesitas justru juga banyak menjangkiti orang-orang dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah.


Kunci memerangi obesitas saat ini, tak hanya mengurangi makanan berlemak. Akan tetapi juga perlu memperhatikan kandungan gizi dari makanan.  Takaran yang lengkap dan seimbang dari makanan tentu lebih menyehatkan.

Back To Top