Berapa lama daya tahan ASI?

 Salah satu cara agar ibu tetap bisa memberikan ASI eksklusif bagi bayi adalah dengan cara memerah ASI ketika mereka sedang bekerja, dan menyimpannya di dalam kulkas agar tidak basi. Semua ibu melakukan hal tersebut, dengan atau tanpa mengetahui berapa lama daya tahan ASI. Apakah Anda tahu?

https://www.istockphoto.com/foto/pompa-payudara-manual-dengan-susu-ibu-dan-bayi-di-latar-belakang-gm481398976-69348319


Manajemen ASI merupakan hal yang sangat penting ketika seorang perempuan yang memiliki bayi ingin memberikan ASI eksklusif kepada anaknya, dan di sisi lain dia memiliki tanggung jawab untuk jauh dari si kecil. Oleh sebab itu, seorang perempuan harus mengetahui seluk-beluk mengenai ASI perah, terutama cara menyimpannya agar tidak basi.

ASI perah segar

ASI segar memiliki kandungan kolostrum yang tinggi. Kolostrum ini diproduksi hingga hari ke-5.

Suhu Ruangan

ASI segar bertahan selama 12 hingga 24 jam dalam suhu ruangan kurang dari 25 derajat Celcius

ASI matang bertahan hingga 24 jam dalam suhu ruangan 15 derajat celcius, bertahan selama 10 jam dalam suhu 19 hingga 22 derajat Celcius, dan bertahan hingga 4 hingga 6 jam dalam suhu 26 derajat Celcius

Suhu Kulkas

Baik ASI segar dan ASI matang bisa bertahan selama 3 hingga 8 hari dalam lemari es bersuhu 0-4 derajat Celcius. SImpanlah ASI di daerah paling belakang di kulkas hingga kandungan ASI tidak terpengaruh perubahan suhu.

Suhu Freezer

ASI bertahan selama 2 minggu dalam freezer 1 pintu; 3-4 minggu dalam freezer 2 pintu; 6-12 bulan dalam freezer khusus besuhu kurang dari 18 derakat celcius.

ASI beku/cair dalam kulkas belum dihangatkan

Suhu Ruangan : Bertahan tidak lebih dari 4 jam

Suhu Kuklas     : Bertahan hingga 24 jam

Suhu Freezer   : Ketika sudah diambil, jangan masukkan lagi ASI kedalam kulkas.

ASI yang sudah dicairkan/dihangatkan

Suhu Ruangan : Untuk diminum sekaligus

Suhu Kuklas     : Bertahan hingga 4 jam

Suhu Freezer   : jangan masukkan kembali ke dalam kulkas, langsung minum

ASI sisa minum dari botol yang sama

Suhu Ruangan : sisa harus dibuang

Suhu Kuklas     : sisa harus dibuang

Suhu Freezer   : sisa harus dibuang

Tabel di atas merupakan tabel berapa lama ASI bertahan, yang dibagi berdasarkan jenis ASI dan suhu dimana ASI disimpan. ASI yang dibekukan cenderung lebih lama bertahan, namun sekali ASI tersebut dicairkan, maka ASI harus dihabiskan saat itu juga dan sisanya harus dibuang. Walaupun terdapat banyak cara untuk membuat ASI bertahan lama, namun memberikan ASI segar setiap saat lebih dianjurkan.

Pada saat ini sudah terdapat bayak jasa yang menyediakan antar jemput ASI, dimana para petugas mengambil ASI dari kantor ibu dan diantar ke rumah untuk diminum oleh anak. Di kantor, ibu akan memerah susu, sehingga bayi akan senantiasa meminum susu ibu walaupun ibu harus bertugas.

Namun, apabila ibu keluar kota, misalnya, maka sangat disarankan bagi ibu untuk menyimpan ASI dikuklas atau di freezer seperti yang telah diajarkan di atas. Perahlah ASi dan simpan di dalam kulkas yang paling stabil suhunya, yaitu di area belakang. Simpan ASI di freezer agar beku, bila ibu bepergian dalam jangka waktu lama.

Selain itu, berikan ASI yang terlebih dahulu diperah. Lalu, hangatkan ASI seperti kita mengetim coklat. Letakkan ASI di sebuah wadah, dan hangatkan melalui aliran air panas di bawah wadah tersebut. Disarankan untuk tidak menghangatkan ASI dengan microwave agar zat-zat penting dalam ASI tidak hilang. Terakhir berikanlah ASI dengan sendok, jangan menggunakan dot agar bayi tidak bingung puting.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Related Post
Informasi