Bahaya Kelebihan Gizi Balita dan Anak

 Bahaya kelebihan gizi ternyata juga membuat suatu masalah. Padahal anak yang kelihatannya gemuk malah seringkali membuat orang tuanya bangga dan sangat menggemaskan. Karena mereka berfikir bahwa sehat pada anak-anak pasti identik dengan gemuk. Memang tidak semua salah dari pernyataan ini. Tetapi para orang tua harus berhati-hati apabila gemuk ini melebihi batas atau sering disebut dengan obesitas. Karena efek yang akan dirasakan sangatlah buruk yani akan berdampak pada fisik maupun psikologis anak apabila obesitas ini dibiarkan dan tidak lebih diperhatikan lagi.




Beberapa penyakit seperti masalah tidur, persendian, diabetes dan kardiovaskular akan muncul sebagai resiko obesitas secara fisiknya. Di sisi lain seperti stres karena rasa minder yang dirasakan dan berlanjut lagi merupakan dampak dari obesitas dilihat dari segi psikologisnya. Karena kebanyakan dari teman-teman mereka akan mengintimidasinya seperti karena bentuk fisik yang berbeda, dan dia pun akan mendapatkan ejekan dan diskriminatif sehingga berdampak pada psikologis sang anak. Untuk itu bahaya kelebihan gizi ini harus diperhatikan lebih serius lagi bagi mereka para orang tua.


Tak jarang para orang tua seringkali tidak memperhatikan dan sedikit membiarkan apabila balita mereka kelebihan gizi sehingga akan menjadi obesitas. Karena gizi buruk merupakan pendapat dari mereka bahwa memberikan asupan nutrisi yang salah atau itu-itu saja merupakan suatu gizi buruk dan bukanlah kelebihan gizi yang menjadi bahaya kelebihan gizi.

1. Bahaya kelebihan gizi: Gaya hidup

Berlebihnya kalori yang masuk ke dalam tubuh merupakan penyebab dari obesitas secara umumnya, yang berakibat pada lemak yang tertimbun di dalam tubuh. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut seperti lingkungan, pola hidup dan budaya.


Dalam hal ini pola hidup pada jaman sekarang ini juga berkaitan dengan berlebihnya dalam mengkonsumsi kalori. Karena orang tua sangat jarang masak bahan makanan bagi anaknya sendiri lantaran sangat sibuk diluar rumah untuk bekerja. Sehingga makanan fast food merupakan tujuan mereka. Dikarenakan serat atau kandungan nutrisi pada fast food sangalah sedikit namun kalorinya sangat banyak. Selain itu kualitas atau keragaman dan kuantitas pangan masyarakat Indonesia yang sangat memprihatinkan sehingga berefek pada bahaya kelebihan gizi.

2. Bahaya kelebihan gizi: Perbanyak aktivitas

Jika obesitas atau kegemukan telah terjadi pada anak-anak, Nasir menyarankan bahwa sebaiknya jangan melakukan diet seperti halnya orang tua yang seringkali mengeluhkan masalah berat badan dan merekapun melakukan diet yang ketat. Hal ini dikarenakan untuk pertumbuhan dan perkembangan sang anak masih sangat memerlukan asupan nutrisi dan gizi yang masuk ke dalam tubuhnya. Selain itu Nasir juga mengatakan bahwa sang anak sebaiknya diminta untuk banyak melakukan kegiatan jika dibandingkan harus melakukan diet. Karena kalori akan banyak yang terbuang dengan aktifitas fisik yang banyak pula.


Tak sampai disitu saja, orang tua juga harus lebih memperhatikan asupan nutrisi dan gizi untuk anak-anak mereka. Persentasi asupan harus lebih diperhatikan lagi tetapi asupan energy harus sedikit berkurang. Yakni 34 persen untuk lemak, 10 persen untuk protein dan 50 persen untuk karbohidrat. Untuk menghindari bahaya kelebihan gizi maka mereka harus memerhatikan hal tersebut, untuk mendapatkan asupan karbohidrat maka bisa memilih umbi-umbian, kentang, gandum (oat), sereal, roti maupun nasi. Selain itu untuk mendapatkan protein bisa bersumber dari kacang-kacangan yang merupakan sumber nabati, telur, ayam, daging dan ikan.


Di sisi lain seperti minyak, margarine dan mentega merupakan sumber dari lemak.


Tak hanya lemak saja yang dikandung di dalam bahan-bahan tersebut namun juga mengandung mineral dan vitamin. Tetapi yang perlu diperhatikan bahwa sang anak akan mudah gemuk dan menjadi obesitas apabila makanan yang mereka konsumsi seringkali diolah dengan menggunakan bahan-bahan tersebut. Dalam hal ini tubuh dalam penyerapan lemaknya akan bisa dikurangi oleh susu apabila dalam mengkonsumsi makanan tersebut diimbangi dengan buah dan sayur yang kaya akan serat sehingga bisa berkurang pula bahaya kelebihan gizi.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Related Post
Informasi,Penyembuhan,Tips