Metode Diet Untuk Mengatasi Obesitas



Banyak orang mencoba berbagai cara untuk menurunkan berat badan. Tapi, Tau gak sih? salah metode diet bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Lalu, bagaimana metode diet yang tepat untuk mengatasi obesitas? Sering mendengar istilah gemuk, overweight atau obesitas? Tau gak sih apa bedanya?

Obesitas adalah penumpukan lemak  berlebihan karena ketidakseimbangan asupan energi dalam waktu lama dimana asupan energi (energi intake) lebih besar dari energi yang digunakan (energi expenditure). Obesitas adalah kondisi yang lebih berat dari kelebihan berat badan (overweight). Bahayanya, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes osteoarthritis dan juga memperburuk asma

Gimana caranya tau kalo seseorang mengalami overweight ?
atau bahkan ternyata sudah dalam kategori obesitas?

Ada indikatornya biasanya yg dipakai adalah indeks masa tubuh  (IMT) berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter

sangat kurus = IMT  00:01:09,000
kurus = IMT 17-  00:01:13,000
normal = IMT 18,5-25,0

gemuk (overweight) = >25,0-27,0
obesitas = >27,0

tapi, IMT ternyata punya kekurangan tidak bisa membedakan massa otot dan massa lemak Misalnya, pada binaragawan yang punya masa otot besar bisa saja IMTnya besar tapi belum tentu obesitas jadi, ada metode lain yang biasa digunakan untuk mengukur obesitas yaitu mengukur lemak sentral lewat ukuran lingkar perut untuk laki-laki lingkar perut >90cm dikatakan obesitas dan pada perempuan >80cm Obesitas bisa disebabkan faktor keturunan/ genetik kalo salah satu orang tua obesitas kemungkinan 40-50% anaknya juga akan obesitas dan kalau kedua orang tuanya obesitas, kemungkinan 70-80% anaknya juga akan obesitas Selain faktor keturunan, faktor lingkungan seperti pola makan dan aktivitas fisik juga berpengaruh sering makan-makanan berminyak dan olahan santan makan banyak gula dan garam kurang makan sayur dan buah jadwal makan yang tidak teratur tidak sarapan sehingga menambah porsi makan siang dan malam dan sering ngemil kurang gerak atau terlalu banyak aktivitas sedentary seperti kerja di depan computer, main game, nonton tv tanpa melakukan aktivitas fisik lebih dari 2 jam perhari juga beresiko menyebabkan obesitas.

penggunaan obat-obatan seperti jenis steroid juga dapat menyebabkan obesitas faktor lainnya seperti ketidakseimbangan hormon dalam ttubu bisa juga karena faktor psikologis stress yang dilampiaskan lewat makan tidak terkontrol Lalu, gimana cara cara diet untuk mengatasi obesitas? mengatur pola makan diet yang aman dan sehat adalah diet yang tetap menerapkan gizi seimbang tetap mengonsumsi makanan dengan karbohidrat, protein, lemak dan vitamin tp sesuai porsi dan jadwal diet yg optimal juga gak ditempuh dengan instan / kilat atur pola makan dengan pengurangan energi 500-1500 kkal dari kebutuhan energi harian kurangi konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, roti, dan jagung hindari konsumsi karbohidrat sedeharna seperti gula, madu, selai, cokelat kurangi konsumsi lemak seperti makan gorengan, santan kental, mentega dan margarin makan dengan pola sepiringring T

bukan bentuk piringnya T, tapi porsi menu makannya seperti bentuk huruf T
caranya : konsumsi sayur 2 KALI LIPAT jumlah karbohidrat (nasi)

kenapa ?

dengan banyak konsumsi sayuran berserat maka penyerapan karbohidrat, protein dan lemak menjadi berkurang dan serat juga memberikan rasa kenyang lebih lama.

contoh sayuran yang banyak mengandung serat : kangkung, bayam, sawi, kol konsumsi protein sama dengan jumlah karbohidrat, gak boleh melebihi porsi sayur usahakan konsumsi protein rendah lemak (seperti ikan dan telur) atau, konsumsi sayur dan buah minimal harus sama dengan jumlah karbohidrat+protein usahakan hindari buah tinggi kalori seperti durian, mangga, alpukat konsumsi minyak direkomendasikan cuma 3-4sendok teh usahakan memilih lemak tak jenuh seperti minyak zaitun , minyak canola. setelah mengatur jumlah kalori masuk lewat pola makan, atur kalori yang digunakan lewat aktivitas fisik lakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari  atau minimal 150 menit/minggu

Untuk orang dengan obesitas,
harus diperhatikan jenis latihan fisik yang bisa dilakukan supaya tidak menimbulkan cedera seperti jalan cepat, jogging dan renang Hindari aktivitas sedentary, biasakan lakukan aktivitas fisik mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyapu Yang juga harus diperhatikan saat diet adalah kenali emosi makan hindari mengalihkan emosi pada saat marah atau stress dengan makan Makan hanya pada saat merasa lapar, bukan lapar mata. atur pola tidur Gangguan tidur bisa menyebabkan peningkatan rasa lapar melalui peningkatan hormon ghrelin dan menurunnya hormon leptin Gangguan tidur juga bisa bikin terpaksa ngemil tengah malam dan cenderung memilih makanan yang tidak sehat.

Jadi, prinsip pengelolaan obesitas adalah mengatur keseimbangan energi energi yang masuk harus lebih rendah dibandingkan energi yang dibutuhkan, tapi tetap mengonsumsi makanan bergizi Supaya diet lebih aman sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter ahli gizi.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Related Post
Informasi,Tips