4 cara mengatasi diare di rumah tercepat

Pernahkah anda pernah mengalami diare? Kebanyakan orang pernah mengalami sakit yang satu ini. 

Diare ternyata ada bermacam-macam. Dan tidak selalu satu obat diare dapat kita gunakan untuk mengatasi semua jenis diare. 

Jenis diare

4 cara mengatasi diare di rumah tercepat
4 cara mengatasi diare di rumah tercepat

Ada beberapa jenis diare yang ditentukan dari lamanya hingga penyebabnya.

Dari lamanya  

Jenis diare berdasarkan lamanya dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Diare akut 
Yaitu diare yang berlangsung selama 7 hari

2. Diare kronis
Yaitu diare yang terjadi lebih dari 14 hari

3. Diare berkepanjangan 
Dan diantara7-14 hari dinamakan diare berkepanjangan.


Dari penyebabnya

Jenis diare berdasarkan penyebabnya dibagi dibagi jadi 2, yaitu diare dengan infeksi dan diare tanpa infeksi. 

1. Diare karena infeksi
Nah, apa saja sih diare dari infeksi tersebut? Yang paling mudah kita temukan yaitu adalah demam. Demam ini adalah gejala yang paling sering ditemukan pada saat terjadi suatu infeksi. 

2. Diare tanpa infeksi
Nah selain dari demam, adanya BAB disertai dengan lendir dan darah ini juga merupakan salah satu tanda terjadinya peradangan dan terluka pada... 

Lantas diare manakah yang dapat diobati dirumah? Jawabannya adalah diare yang tanpa infeksi. 

Apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengobati diare di rumah? Simak ulasan dibawah hingga selesai. Karena dibawah akan dijelaskan lengkap, 4 cara mengatasi diare dirumah tercepat. 

4 Cara mengatasi diare dirumah tercepat

4 cara mengatasi diare di rumah tercepat
4 cara mengatasi diare di rumah tercepat

1. Indikasi penyebab awal diare

Hal yang harus kita lakukan pertama adalah mengindikasi penyebab awal kita terkena diare.

Misalnya sebelumnya kita makan pedas, makan asam, minum susu. Atau makanan yang sudah mulai basi. 


2. Hindari penyebab

Setelah kita mengindikasi penyebab diare, seperti langkah pertama. Selanjutnya, kita harus menghindari penyebab diare tersebut.

Misalnya kita diare karena minum susu sapi. Maka, jangan lagi minum susu sapi karena kemungkinan anda alergi terhadap susu tersebut. Apabila anda meminumnya lagi akan beresiko terkena diare.

Dengan melakukan cara seperti ini kita dapat meminimalisir datangnya sakit diare lagi.

 3. Ganti cairan yang sudah keluar dari BAB

Kita harus mengganti cairan yang sudah keluar dari tubuh kita melalui BAB. Hal ini bertujuan agar tubuh tidak kekurangan cairan. 

Namun, bukan berarti semua cairan boleh diminum. Penderita diare tidak dianjurkan untuk minum teh, kopi maupun susu.

Karena itu semua akan merangsang asam lambung untuk naik, Sehingga akan mencetuskan rasa mual hingga muntah. 

Nah, lebih baik untuk meringankannya anda disarankan untuk minum air putih hangat. 

Kemudian cairan lainnya yang disarankan yaitu menggunakan oralit.

Apa itu oralit? Oralit itu singkatan dari oral elektrolit atau cairan pengganti elektrolit tubuh. 

Oralit sendiri ada 2 macam, yaitu oralit yang dijual di apotek dan oralit buatan sendiri. 

~• Oralit buatan sendiri

Penggunaan oralit buatan sendiri adalah cara yang biasa digunakan kebanyakan orang. Karena pembuatannya yang sangat mudah dan praktis.

Lalu bagaimana cara membuatnya? Anda hanya perlu menyiapkan 6 sendok teh gula pasir, 1/2 sendok teh garam dan satu liter air.

Langkah-langkahnya:

  1. Siapkan sendok dan wadah yang bersih
  2. Masukan 6  sendok teh gula dan 1/2 sendok teh garam kedalam wadah yang telah anda siapkan 
  3. Lalu, larutkan kedua bahan tersebut dengan satu liter air
  4. Oralit sudah siap diminum


~• Oralit apotek
Oralit yang dijual dijual di apotek berbentuk sachet. Anda bisa membelinya di apotek terdekat. 

Penggunaannya juga sangat mudah. Anda hanya perlu melarutkannya dengan air. 

1 sachet itu berisi 200 ml. Maksutnya apa? Maksutnya, 1 sachet oralit dilarutkan dengan air sebanyak 200 ml.

Jadi, paling tidak 1 sachet bisa jadi 1 gelas. Nah, kemudian berapa aturan dosisnya? Dosisnya seperti dibawah:

  • < 1 tahun   ----> 3 jam pertama 1/2 gelas, selanjutnya tiap kali mencret 1/2 gelas.
  • 1-5 tahun   ----> 3 jam pertama 3 gelas, selanjutnya tiap kali mencret satu gelas.
  • 5-12 tahun ----> 3 jam pertama 6 gelas, selanjutnya tiap kali mencret satu setengah gelas.
  • >12 tahun/dewasa ---->3 jam pertama 12 gelas, selanjutnya tiap kali mencret 2 gelas.

Kemudian yang perlu diperhatikan. Pertama, yaitu jangan melarutkan oralit ini dengan air hangat atau air mendidih, cukup dengan air biasa saja kita tuangkan lalu kita aduk. 

Yang kedua, jangan minum larutan oralit yang sudah dibuat 24 jam. Misalkan hari ini jam 8 pagi saya membuat oralit tapi karena tidak habis saya besuknya minum lagi. Itu tidak boleh, harus buat yang baru lagi.

Kemudian yang ketiga, jangan muntah. Karena rasa dari oralit ini aneh dan  tidak nyaman di mulut. 

Anda bisa memberikan jeda saat minum.  Misalnya, dijeda 3 sampai 5 menit sampai tidak mual. Lalu, minum dengan sendok sedikit demi sedikit hingga habis.

Apabila diare sudah berhenti dan sudah segar, bisa dihentikan penggunaan elektrolit ini.

4. Obat diare dari apotek

4 cara mengatasi diare di rumah tercepat
4 cara mengatasi diare di rumah tercepat

Yang keempat, saya akan menjelaskan mengenai obat diare lainnya yang dapat kita beli di apotek. 

- Obat yang berguna untuk memadatkan feses sehingga tidak encer, contoh obat yang dijual dipasaran misalnya diapet atau obat-obat lainnya yang mengandung attapulgite

- Selanjutnya adalah obat diare yang mengurangi kerja dari otot otot usus. Jadi, usus itu bentuknya seperti selang apabila ada makanan masuk maka usus ini akan melakukan gerakan meremas remas makanan. 

Apabila pada saat diare gerakan meremas remas ini akan berlebih sehingga penyerapan air tidak dapat dilakukan dengan maksimal. Hasilnya feses cepat keluar dan bentuknya encer.

Nah, gunanya obat yang kedua ini untuk merilekskan otot otot usus sehingga geraknya pelan atau malah tidak sama sekali.

Obat obat tersebut adalah contohnya obat yang mengandung loperamide.

Namun, perlu diingat bahwa pembelian obat untuk merilekskan otot usus ini harus berdasarkan resep dokter. 

Kita juga tidak boleh memberikan obat obat diare dari apotek kepada anak tanpa anjuran dari dokter.

Jangan sampai kita salah dalam penggunaan obat, karena dapat menyebabkan tidak bisa BAB atau konstipasi.

Tanda tanda diare yang harus dibawa ke dokter

Anda beberapa diare yang perlu mendapatkan penanganan khusus. Lalu bagaimana kita bisa mengetahui jenis  diare itu? Dibawah adalah tanda tanda diare yang harus segera dibawa ke dokter.

  • Diare dengan gejala demam
  • BAB berlendir atau berdarah
  • Diare yg tidak berhenti setelah 2 hari
  • BAB yang terus menerus tidak berhenti hingga disertai muntah bahkan tidak ada makanan atau minuman yang bisa masuk
  • Diare pada anak <12 tahun.


Demikianlah artikel ini. Jika anda menyukai artikel ini silahkan ikuti blog ini, agar anda dapat mengetahui informasi terbaru seputar kesehatan dari blog panduankusehat.com

Semoga ulasan diatas bermanfaat bagi kita semua. Sekian,terima kasih.




Source reference:  Yt.dr. Irsyan Baginda M
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Related Post
Penyembuhan,Tips