Panduanku Sehat

Panduanku Sehat

seputar dunia kesehatan,tips dan trik tentang kesehatan,informasi dunia kesehatan,dll.

Panduanku Sehat

Loading...

Penyakit Kaki Gajah, Penyebab Gejala dan Pengobatannya

Penyakit Kaki Gajah, Penyebab Gejala dan Pengobatannya


Penyakit kaki gajah atau yang dikenal dengan nama lain Elephantiasis merupakan kondisi di mana kaki seseorang mengalami pembengkakan hingga menyerupai kaki gajah. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi nematoda atau cacing yang hidup dalam getah bening manusia. Penularan penyakit ini dari orang ke orang sangat mungkin terjadi, yakni melalui gigitan nyamuk. Tidak hanya kaki, organ lain yang dapat terpengaruh cacing ini adalah lengan. Obat mungkin bisa menahan laju pertumbuhan cacing, tetapi pada beberapa kasus, kemungkinan obat tidak bisa membunuh cacing dewasa. Pengobatan penyakit ini perlu dilakukan dalam jangka waktu bertahun-tahun. Selain pengobatan yang dapat menekan atau mengontrol elephantiasis ini, penderita juga perlu merawat anggota badan yang terkena penyakit tersebut dengan baik. Oleh karena itu, Anda perlu mengenali dengan jelas tentang penyakit elephantiasis ini melalui gejalanya.


Berikut gejala penyakit kaki gajah yang harus Anda ketahui

Pada awal kemunculan kaki gajah, penderita sangat mungkin untuk tidak mengalami sejumlah penanda atau gejala. Maka dari itulah banyak yang tiba-tiba kakinya bengkak dan sudah teridentifikasi menderita penyakit ini. Namun demikian, ada beberapa gejala umum yang bisa dipakai untuk menandai penyakit ini, di antaranya;


Terjadi pembengkakan parah

Pada beberapa daerah, khususnya tangan dan kaki terjadi pembengkakan yang sangat parah. Penyakit ini umumnya menyerang salah satu bagian, bisa satu kaki bisa satu tangan. Akan tetapi bisa juga menyerang kedua organ secara langsung. Selain kaki dan tangan, bagian tubuh lain yang mungkin terinfeksi adalah payudara dan alat kelamin pria.


Pemblokiran saluran getah bening

Penyakit kaki gajah bekerja dengan cara memblokir saluran getah bening manusia. Zat yang berfungsi untuk mengontrol kekebalan tubuh ini menjadi tidak begitu baik ketika seorang penderita sudah terinfeksi.


Jaringan kulit menebal dan fibrosis

Terjadi penebalan pada permukaan kulit, baik bagian luar maupun jaringan yang berada di bawahnya. Penebalan ini terlihat sangat aneh dan sangat tebal. Jadi, selain pembengkakan yang terjadi, Anda bisa meraba bagian yang terinfeksi untuk memastikannya.


Warna kulit yang berotot dan terjadinya ulserasi kulit

Selain jaringan kulit yang menebal, penyakit ini juga bisa ditandai dengan adanya ulserasi kulit serta warna kulit yang terlihat berotot. Hal ini bisa dilihat dari luar dan juga bisa dirasakan dengan mudah.


Kulit terlihat berkerikil

Penderita penyakit elephantiasis ini juga mungkin terlihat memiliki kulit yang berkerikil. Terdapat bentuk membulat di beberapa bagian kakinya. Tanda yang satu ini sangat mudah sekali dikenali.


Perlu Anda ketahui bahwa penyakit kaki gajah tidak bisa ditularkan melalui seorang ibu kepada anaknya (bukan penyakit menurun). Ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit, Anda hanya perlu menghindarinya dengan cara-cara yang sehat. Mungkin pemakaian semprot nyamuk, lotion anti nyamuk, dan yang lain agar tidak tertular. Dan yang paling utama adalah hidup bersih.

Penyakit Susah Tidur, Gejala dan Cara Mengatasi Insomnia

 

Penyakit Susah Tidur, Gejala dan Cara Mengatasi Insomnia

Penyakit susah tidur ini biasa disebut insomnia. Penyebab penyakit ini meliputi stres, kegelisahan, rasa khawatir, depresi, kondisi medis, hingga perubahan lingkungan kerja. Biasanya, insomnia berhubungan dengan usia. Semakin bertambah usia Anda, maka kesulitan tidur akan lebih bertambah. Namun, jangan khawatir penyakit ini dapat diobati. Anda hanya perlu tahu gejala dan cara mengatasinya yang akan dibahas dalam artikel ini;


Penyakit susah tidur, gejala dan cara mengatasinya

Gejala insomnia

Gejala insomnia sebenarnya sangat banyak, di antaranya;


  • Kesulitan tidur saat malam hari
  • Terbangun di tengah tidur di malam hari
  • Bangun terlalu cepat
  • Merasa tidak nyaman saat bangun
  • Tidur yang tidak berkualitas
  • Mudah marah, depresi, dan cemas
  • Tidak mudah fokus
  • Kehilangan konsentrasi
  • Mudah lupa dan tidak mudah mengingat.
  • Sakit kepala.
  • Tegang disekitar tengkuk.
  • Rasa tidak nyaman atau distress pada area lambung dan perut atau daerah sekitar saluran pencernaan.
  • Khawatir saat sedang berbaring untuk tidur


Seorang penderita penyakit susah tidur mungkin sekali untuk tidur hanya dalam waktu 30 menit atau tidur hanya selama 6 jam selama 3 malam lamanya. Hal ini bisa terjadi dalam satu minggu, satu bulan, atau bahkan lebih.



Cara mengatasi insomnia

Bahaya penyakit ini berkenaan langsung dengan bahaya kurang tidur. Yakni kekurangan konsentrasi yang dapat menyebabkan kelelahan hingga kecelakaan di jalan. Bahkan, jantung dan organ dalam lainnya dapat secara langsung terkena imbas dari penyakit ini. Berikut cara mengatasi penyakit insomnia;


1. hindari alkohol


Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghentikan konsumsi alkohol (jika saat ini Anda mengonsumsinya). Hal ini karena alkohol mengandung zat yang bisa membuat kualitas tidur Anda menjadi kurang baik. Alkohol memang membuat Anda mengantuk, tapi dia bukan solusi yang tepat untuk insomnia.


2. santai


Meski memang sulit untuk tidur, Anda tidak perlu terobsesi untuk tidur. Anda perlu terus santai dan tidak perlu memaksakan diri untuk tidur di malam hari. Tetap santai dan kontrol emosi Anda.


3. kafein, no!


Hindari kopi dan minuman yang mengandung kafein. Agar Anda tidak terjaga di malam hari. Bukan hanya teh dan kopi tetapi juga minuman energi dan minuman bersoda.


4. hindari stres


Rasa cemas, khawatir dan stres merupakan penyebab utama dari penyakit insomnia. Anda bisa menguranginya dengan cara melakukan yoga, bermeditasi dan selalu berpikir positif. Mulailah dari diri sendiri dan bergabunglah dengan lingkungan yang positif pula.


5. ciptakan kondisi yang nyaman dalam kamar tidur


Untuk menciptakan mood yang baik dan menstimulus otak Anda, Anda perlu menciptakan suasana yang nyaman, rapi, dan bersih di kamar tidur Anda. Agar Anda dapat tidur dengan nyaman. Di sini, pencahayaan juga memeran peran penting untuk psikologi seseorang.


6. asupan gizi dan olahraga


Konsumsi makanan sehat juga bisa menunjang usaha Anda untuk kualitas tidur yang baik. Olahraga juga akan memberikan manfaat baik untuk tubuh dan psikis Anda.


Inti dari cara mengatasi penyakit susah tidur ini adalah harus dimulai dari diri sendiri.

Penyebab Gula Darah di Dalam Tubuh Naik

 

Penyebab Gula Darah di Dalam Tubuh Naik

panduankusehat.com – Penyebab Gula Darah di Dalam Tubuh Naik. Menjaga kadar gula darah sangatlah penting, berapapun usia anda. Bukan hanya bagi penderita diabetes, akan tetapi juga untuk semua orang yang ingin menjaga kesehatan. Sadari faktor-faktor tak terduga yang dapat meningkatkan kadar gula darah seperti berikut ini :



1. Melewatkan sarapan


Berdasarkan penelitian di tahun 2013, wanita gemuk yang tak sarapan memiliki tingkat insulin dan kadar gula darah lebih tinggi usai makan siang beberapa jam kemudian daripada ketika mereka sarapan.


2. Pemanis buatan


Berdasarkan penelitian, penggunaan pemanis buatan dalam jangka panjang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Oleh karena itu, pemanis buatan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah moderat.


3. Makanan tinggi lemak


Sebuah studi dalam Journal of Nutrition di tahun 2011 meminta partisipan mengonsumsi makanan berlemak,lalu minum minuman manis 6 jam kemudian. Kadar gula darah mereka 32 persen lebih tinggi dibandingkan saat tidak memakan makanan berlemak.


4. Secangkir kopi


Kadar gula darah beberapa orang sensitif terhadap kafein. Beberapa orang mengalami peningkatan kadar gula dalam darah karena minum kopi.


5. Infeksi


Kadar gula darah dapat meningkat drastis saat sakit. Oleh karenanya ketika sakit, perlu dihidangkan makanan dan minuman yang dapat menjaga kadar gula dalam darah.


6. Kurang tidur


Tidak cukup tidur adalah bentuk stres kronis pada tubuh, dan setiap kali menambah stres, kadar gula darah akan lebih tinggi.


Sebisa mungkin dari keenam faktor di atas dihindari sejak sekarang dan seterusnya. Karena naiknya gula di dalam darah akan menimbulkan efek ikutan yang bermacam – macam. Waspadai dan kenalilah.

Saat Terkena Migrain, Waspadai Datangnya Tiga Penyakit Lainnya

 

Saat Terkena Migrain, Waspadai Datangnya Tiga Penyakit Lainnya

panduankusehat.com - Saat Terkena Migrain, Waspadai Datangnya Tiga Penyakit Lainnya. Biarpun lebih sering menyerang wanita, penyakit migrain bisa saja menyerang anda para pria. Jika memang sesekali terkena migrain, hal itu tak masalah. Beda halnya jika migrain yang dirasakan begitu sering dan dalam jangka waktu lama, stop mengatakan hal tersebut masih wajar. Anda harus hati-hati jika saja beberapa penyakit lain siap menyerang. Apa sajakah itu?



Timbulnya rasa depresi dan kecemasan


Antara migrain dan depresi bagaikan setali tiga uang. Adanya migrain bisa berdampak pada depresi. Sebaliknya, depresi juga bisa menyebabkan adanya migrain. Menyembuhkan salah satunya, akan mencegah yang lain muncul.


Gangguan pada kardiovaskular


Sama seperti serangan penyakit jantung dan juga stroke, pada penyakit kardiovaskular gejala awalnya adalah migrain. Berdasarkan data, sebanyak sepertiga dari kasus migrain, bisa berujung pada hadirnya penyakit jantung dan juga stroke. Penyebabnya adalah ketika migrain, terjadi peradangan di area pembuluh darah hingga bisa menyebabkan penyumbatan.


Pastikan bahwa pada tekanan darah, kolesterol, dan juga gula darah anda selalu dalam kondisi seimbang.


Serangan epilepsi


Sama seperti depresi dan kecemasan, pada serangan migrain yang berlangsung lama bisa menyebabkan datangnya penyakit epilepsi. Disebut juga ayan, epilepsi menyebabkan penderitanya kejang – kejang tak sadarkan diri hingga mengeluarkan busa di bagian mulutnya.


Antara migrain dann epilepsi, bukanlah semacam hubungan sebab – akibat. Antar keduanya adalah hubungan yang berdampingan secara genetis. Oleh karena itu, pengobatan pada serangan epilepsi, secara otomatis akan menghilangkan keluhan gejala migrain yang mendera.


Simak terus panduankusehat.com untuk mendapatkan banyak informasi seputar penyakit dan tips kesehatan tubuh.

Salah Posisi dalam Menggendong Si Buah Hati, Akan Menimbulkan Dampak Seperti Ini

Salah Posisi dalam Menggendong Si Buah Hati, Akan Menimbulkan Dampak Seperti Ini


panduankusehat.com – Salah Posisi dalam Menggendong Si Buah Hati, Akan Menimbulkan Dampak Seperti Ini. Aktivitas menggendong bayi adalah kegiatan baru yang menyenangkan bagi orang tua dan orang-orang di sekitar kita. Hal tersebut sangatlah wajar, karena bayi belum bisa berjalan, sedangkan Ayah atau Bunda harus melakukan aktivitas lain tanpa melepaskan gendongan pada si buah hati. Namun hati-hati, ternyata ada prinsip tersendiri untuk menggendong bayi. Posisi menggendong bayi yang salah akan mengakibatkan cedera pada fisik bayi. Lalu bagaimana cara menggendong bayi yang benar, Ayah-Bunda?


Untuk bayi yang baru lahir adalah  dengan memposisikan kepala bayi dekat dengan kepala si penggendong, sementara tangan si penggendong memegangi punggung bayi. Jika menggendong dengan kain, upayakan wajah bayi tidak tertutup gendongan tersebut.


Pada saat menggendong bayi, selalu pastikan bahwa gendongan harus kuat untuk memeluk bayi sehingga bayi menjadi sedemikian dekat dengan penggendongnya. Hal tersebut bukan hanya akan membuat bayi nyaman, tapi juga membuat penggendong merasa nyaman. Pastikan juga untuk selalu dapat melihat wajah bayi, sehingga dapat sewaktu-waktu mengecek kondisinya. Bayi juga tidak boleh digendong terlalu mengangkang, karena akan menyebabkan beban berlebih pada sendi  dan lutut sehingga akan merusak sendi.


Jika Ayah dan Bunda menemukan kelainan pada bayi seperti panjang tulang yang tidak proporsional, jangan segan-segan berkonsultasi pada dokter. Deteksi dan penanganan dini jauh lebih baik untuk si buah hati.


Nah, jika sudah tahu seperti ini anda sebagai orang tua tidak boleh lagi salah-salah dalam memposisikan si kecil saat akan digendong. Terlihat sepele, namun akan berakibat fatal bagi bayi kita apabila salah dalam mengatur posisinya.


Simak terus panduankusehat.com ya.

Tidak Lelah untuk Mengingatkan : Awas Hati-Hati Merokok

 

Tidak Lelah untuk Mengingatkan : Awas Hati-Hati Merokok

panduankusehat.com – Tidak Lelah untuk Mengingatkan : Awas Hati-Hati Merokok. Seperti kita semua ketahui, dari produsen rokok sendiri telah memberikan peringatan dalam setiap bungkus rokok yang diproduksinya. Bahwa memang aktivitas merokok itu berbahaya untuk kesehatan.


Namun, bisa kita lihat sendiri tetap saja pesan tersebut diacuhkan oleh jutaan orang di negeri ini. Ada juga beberapa yang kemudian beralih pada rokok elektrik yang dianggap lebih baik untuk kesehatan. Padahal tetap saja, yang namanya rokok itu berbahaya bagi kesehatan!


Rokok elektrik bahkan bisa membuat mulut si penghisapnya menjadi terluka karena luka bakar yang disebabkan oleh rokok elektrik yang meledak. Uap dari rokok elektrik juga memberikan efek yang sama parahnya dengan rokok bakar yaitu, serangan asma, sesak nafas dan batuk.


Masihkah Anda akan terus merokok? Bahaya yang ada akan timbul mulai dari organ tubuh paling atas hingga dalam saluran pernapasan. Karena rokok, mulut bisa menderita penyakit seperti kanker mulut, penyakit gigi dan nafas. Menuju ke bawah, resiko terkena kanker leher akan meningkat, dan paru-paru akan bermasalah. Hal ini karena kandungan tar akan menempel di paru-paru.


Bahkan kematian akibat kanker paru-paru dari merokok meningkat hingga 80-90% baik pada perempuan ataupun laki-laki. Resiko kematian karena penyakit paru-paru yang kronis bisa mencapai hingga 10 kali lipat. Dan masih banyak kandungan dalam rokok yang membuat tubuh akan semakin rusak. Save our body, say no to cigarette.


Sama sekali tak ada nilai kebaikan dari merokok. Bukan mewakili kelelakian atau yang semacamnya. Hanya akan memberikan dampak negatif bagi tubuh dalam jangka panjang. Masih belum percaya? Coba dan rasakan sendiri akibatnya.

Waspada dengan Penyakit HIV AIDS di Sekitar Kita

 

Waspada dengan Penyakit HIV AIDS di Sekitar Kita

panduankusehat.com – Waspada dengan Penyakit HIV AIDS di Sekitar Kita. Penyakit HIV AIDS  masih menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang di dunia ini. Penyebab dari penyakit ini adalah adanya kelompok virus bernama retroviruses.


Pada mereka yang terkena HIV AIDS, dapat dipastikan pada sistem kekebalannya akan turun. Mengapa demikian? Ini karena Virus AIDS langsung menyerang pada sel darah putih. Tanda yang utama para penderita HIV adalah demam tinggi dari 3 sampai dengan 6 minggu. Ini tergantung dengan daya tahan tubuh seseorang.


Setelahnya, kondisi tubuh penderita HIV AIDS akan membaik dan sehat pada beberapa tahun mendatang. Namun, secara perlahan-lahan kekebalan tubuhnya turun lantaran adanya serangan demam berulang kali.


Berikut ini adalah gejala awal penyakit HIV AIDS. Silakan disimak :


  • Menderita demam tinggi yang panjang.
  • Napas tiba-tiba menjadi pendek, sering batuk, nyeri pada dada.
  • Nafsu makan hilang, rasa mual dan muntah.
  • Diare kronis yang tidak seperti biasanya.
  • Berat badan pada tubuh akan turun sampai dengan 10% di bawah bobot normalnya.
  • Menderita batuk dalam waktu panjang.
  • Adanya infeksi jamur di area mulut dan juga kerongkongan.
  • Serangan virus api dan cacar air.
  • Adanya infeksi pada jaringan kulit di rambut.
  • Pada kulit menjadi kering dengan tambahan bercak-bercak, dsb.

Lalu, penularan HIV AIDS dapat melalui media berikut ini :


  • Penularan melalui hubungan seksual.
  • Hubungan seks jenis oral.
  • Berhubungan seks via anus.
  • Adanya aktivitas transfusi darah, dsb.

Untuk mencegahnya, lakukan hal ini :


  • Jangan sekali – kali mencoba berhubungan seksual yang tidak sah (di luar status pernikahan).
  • Jangan pernah berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual.
  • Bagi ibu positif HIV, lebih baiknya jangan hamil.
  • Pada jarum suntik yang digunakan, sebaiknya cukup sekali pakai.
  • Berusahalah untuk menjauhi narkoba.

Dari kesemua hal tentang penyakit HIV AIDS di atas, semoga kita dijauhkan dan terhindar darinya.

Back To Top